KlinikStrokeNusantara.com

KLINIK STROKE NUSANTARA

Stroke bisa menyerang Anda, saya atau siapa saja secara mendadak, tanpa tanda-tanda atau gejala apa pun ! Waspadalah ! Berhati-hatilah !

Bilamana orang yang Anda cintai terserang Stroke, bawalah ke rumah sakit dan minta dirawat di ruang gawat darurat. Walaupun, ... pihak rumah sakit mengatakan cukup dirawat di ruang biasa. Paksa, tetap minta di ruang gawat darurat, agar segera ditangani secara intensif, sehingga kerusakan atau kelumpuhan yang terjadi bisa minimal. (Karena banyak rumah sakit tidak tahu harus berbuat apa menghadapi pasien yang terkena Stroke, jangan heran, kalau pasien hanya dibiarkan saja).

Setelah dirawat di UGD, hubungi Sinshe Hans Hp 0819 3287 2211. Karena banyak pasien stroke bisa pulih lebih cepat setelah diterapi oleh kami, dibandingkan dengan terus dirawat di rumah sakit.

Pasien-pasien stroke yang dirawat Klinik Stroke Nusantara, merasakan banyak kemajuan setiap selesai sekali diterapi. Diperlukan 3 sampai 8 kali terapi. Selama ini, hanya 1 (satu) pasien Stroke, seorang pendeta yang lumpuh total (2 kaki dan dua tangan nggak bisa digerakkan setelah operasi) diterapi sampai 9 kali.



Untuk informasi & terapi kunjungan, silakan hubungi Sinshe Hans di Hp 0819 3287 2211

(... Tarif jasa per sekali terapi ke rumah atau rumah sakit
Rp. 250.000,-)

Saturday, May 8, 2010

Pelajar Yogya Terancam Stroke

POLA makan dan gaya hidup yang tidak memperhatikan pola dan gaya hidup sehat di kalangan remaja Yogyakarta mengakibatkan para pelajar Kota Gudeg itu terancam stroke.

Kepala Unit Stroke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dr Ismail Setyopranoto, mengatakan penyakit stroke itu tidak saja menyerang kalangan lanjut usia, tapi juga sudah merambah kalangan anak muda dan pelajar.

"Belum lama ini, misalnya, RSUP Dr Sardjito merawat pasien yang masih berusia 13 tahun dan 22 tahun,"  ujar Ismail, kemarin.

Hal itu diperkuat pula dari data penderita stroke di Yogyakarta dalam beberapa waktu terakhir yang cenderung meningkat. Pada 2008, RSUP Dr Sardjito merawat sedikitnya 724 kasus penyakit stroke. Jumlah tersebut meningkat tajam sejak 2004 lalu yang hanya 300 kasus. "Di DIY saat ini potensi penyakit stroke mencapai 12% untuk lansia. Namun, dari data kami juga terlihat peningkatan kasus penyakit stroke pada tingkat penduduk berusia muda atau produktif," kata Ismail.