Seorang sahabat dekat Presiden Pakistan Asif Ali Zardari pada hari Selasa (13/12) mengatakan, Zardari terkena stroke ringan. Saat ini dia sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Dubai, Uni Emirat Arab. Rekan sang presiden itu juga menjelaskan, diagnosa telah dilakukan oleh dua dokter pribadinya. Orang dekat keluarga Presiden ini berbicara tanpa bersedia dikutip namanya karena berita ini amat sensitif. Stroke ringan termasuk jenis stroke yang tingkatannya lebih rendah. Biasanya orang akan menganggap remeh gejala itu karena serangan terjadi sangat cepat dan juga bisa hilang seketika. Namun, bila tidak diobati, stroke ringan akan bisa mengarah pada stroke berat yang pada gilirannya bisa mengakibatkan kematian bagi si penderita. Istilah stroke ringan secara medis dikenal sebagai serangan transient ischemic. Ini terjadi ketika pasokan darah ke bagian otak secara singkat terganggu dan bisa menyebabkan gejala mirip stroke, tetapi tidak berlangsung lama. Kepergian Zardari ke Dubai pekan lalu telah menimbulkan spekulasi bahwa ia telah kehilangan kekuasaan. (AP/CAL)
KlinikStrokeNusantara.com
KLINIK STROKE NUSANTARA
Stroke bisa menyerang Anda, saya atau siapa saja secara mendadak, tanpa tanda-tanda atau gejala apa pun ! Waspadalah ! Berhati-hatilah !
Bilamana orang yang Anda cintai terserang stroke, bawalah ke rumah sakit dan minta paksa dirawat di ruang gawat darurat (UGD) atau Intensive Care Unit (ICU). Walaupun, pihak rumah sakit mengatakan cukup dirawat di ruang biasa. Paksa, tetap minta di ruang gawat darurat, agar segera ditangani secara intensif, sehingga kerusakan atau kelumpuhan yang terjadi bisa benar-benar minimal. (Karena banyak rumah sakit tidak tahu harus berbuat apa menghadapi pasien yang terkena stroke, jangan heran, kalau pasien hanya dibiarkan saja).
Setelah dirawat di UGD dan kondisinya stabil, segera hubungi Sinshe Hans di telepon (021) 7077 2459, 9220 6488 handphone 0852 8369 9911, 0819 3261 8088. Karena banyak pasien stroke bisa pulih lebih cepat setelah diterapi oleh kami, dibandingkan dengan terus dirawat di rumah sakit.
Pasien-pasien stroke yang dirawat di Klinik Stroke Nusantara, merasakan banyak kemajuan setiap selesai sekali diterapi. Diperlukan 3 sampai 8 kali terapi. Selama ini, hanya 1 (satu) pasien Stroke, seorang pendeta yang lumpuh total (2 kaki dan dua tangan nggak bisa digerakkan setelah operasi) diterapi sampai 9 kali.
Selain Klinik Stroke Nusantara, kami juga menjual dan menyewakan ranjang rumah sakit: ranjangrumahsakit.com; kursi roda: kursi-roda.com, sewakursiroda.com, kursirodabekas.com; tabung oksigen: tabung-oksigen.com, sewatabungoksigen.com, tabungoksigenbekas.com; regulator oksigen: regulator-oksigen.com; selang oksigen: selang-oksigen.com; sarung tangan karet: sarungtangankaret.com; alat bantu jalan: alatbantujalan.com; perawat orang sakit: yayasanperawatindonesia.com; kasur decubitus: sewakasurdecubitus.com; suction pump: sewasuctionpump.com; selang NGT: selangNGT.com; urine bag: urine-bag.com dan alat kesehatan lainnya.
Untuk konsultasi & terapi, silakan hubungi Sinshe Hans di telepon (021) 7077 2459, 9220 6488 handphone 0852 8369 9911, 0819 3261 8088. (... Tarif jasa per sekali terapi ke rumah atau rumah sakit Rp. 300.000,- untuk wilayah Jakarta dan
Stroke bisa menyerang Anda, saya atau siapa saja secara mendadak, tanpa tanda-tanda atau gejala apa pun ! Waspadalah ! Berhati-hatilah !
Bilamana orang yang Anda cintai terserang stroke, bawalah ke rumah sakit dan minta paksa dirawat di ruang gawat darurat (UGD) atau Intensive Care Unit (ICU). Walaupun, pihak rumah sakit mengatakan cukup dirawat di ruang biasa. Paksa, tetap minta di ruang gawat darurat, agar segera ditangani secara intensif, sehingga kerusakan atau kelumpuhan yang terjadi bisa benar-benar minimal. (Karena banyak rumah sakit tidak tahu harus berbuat apa menghadapi pasien yang terkena stroke, jangan heran, kalau pasien hanya dibiarkan saja).
Setelah dirawat di UGD dan kondisinya stabil, segera hubungi Sinshe Hans di telepon (021) 7077 2459, 9220 6488 handphone 0852 8369 9911, 0819 3261 8088. Karena banyak pasien stroke bisa pulih lebih cepat setelah diterapi oleh kami, dibandingkan dengan terus dirawat di rumah sakit.
Pasien-pasien stroke yang dirawat di Klinik Stroke Nusantara, merasakan banyak kemajuan setiap selesai sekali diterapi. Diperlukan 3 sampai 8 kali terapi. Selama ini, hanya 1 (satu) pasien Stroke, seorang pendeta yang lumpuh total (2 kaki dan dua tangan nggak bisa digerakkan setelah operasi) diterapi sampai 9 kali.
Selain Klinik Stroke Nusantara, kami juga menjual dan menyewakan ranjang rumah sakit: ranjangrumahsakit.com; kursi roda: kursi-roda.com, sewakursiroda.com, kursirodabekas.com; tabung oksigen: tabung-oksigen.com, sewatabungoksigen.com, tabungoksigenbekas.com; regulator oksigen: regulator-oksigen.com; selang oksigen: selang-oksigen.com; sarung tangan karet: sarungtangankaret.com; alat bantu jalan: alatbantujalan.com; perawat orang sakit: yayasanperawatindonesia.com; kasur decubitus: sewakasurdecubitus.com; suction pump: sewasuctionpump.com; selang NGT: selangNGT.com; urine bag: urine-bag.com dan alat kesehatan lainnya.
Untuk konsultasi & terapi, silakan hubungi Sinshe Hans di telepon (021) 7077 2459, 9220 6488 handphone 0852 8369 9911, 0819 3261 8088. (... Tarif jasa per sekali terapi ke rumah atau rumah sakit Rp. 300.000,- untuk wilayah Jakarta dan
Rp 350.000 untuk Tangerang, Depok, dan Bekasi)
Saturday, June 30, 2012
Tuesday, June 19, 2012
KATERING KHUSUS STROKE
Penelitian oleh University of Cincinnati Neuroscience Institute, AS, tahun 2005 menunjukkan, jumlah pasien stroke usia 20-45 tahun meningkat 7,3 persen dalam waktu 10 tahun.
Kondisi ini dibidik jasa katering swasta terkemuka di kawasan Tebet dan Cibubur, yang menyajikan makanan diet dengan nustrisi yang dipantau ahli gizi. Masakan yang disajikan bebas lemak, bebas dari penyedap, dan sayurannya organik yang tidak mengandung pestisida.
Harga katering sekitar Rp 700.000,- untuk 14 hari (sekali makan dalam sehari), ada juga yang mematok harga Rp 6 juta sebulan untuk paket tiga kali makan per hari, lengkap dengan jus, makanan kecil, dan kunjungan ahli gizi setiap 10 hari. Wah ! (BEY/LITBANG KOMPAS)
Friday, June 15, 2012
VIDEO GAME BANTU PEMULIHAN PASCASTROKE
PASIEN stroke yang memainkan video game Wii menunjukkan perkembangan pemulihan lebih cepat ketimbang terapi biasa. "Ini teknologi baru yang mungkin dapat membantu pasien stroke," kata Dr Gustavo Saposnik, direktur Unit Riset Dampak Stroke di St Michael's Hospital, Universitas Toronto, Kanada.
Wii, konsol video game keluaran Nintendo, memungkinkan para pemain berinteraksi secara fisik dengan gambar-gambar di layar TV melalui pengendali nirkabel. Saposnik dan tim meneliti 20 pasien berusia rata-rata 61 tahun yang terserang stroke di bagian lengan.
Mereka dibagi menjadi dua, yang menjalani terapi standar dan yang memainkan video game tenis atau memasak. Setelah dua pekan, lengan-lengan pasien yang memainkan Wii menunjukkan perkembangan lebih pesat daripada kelompok lainnya. (EP/HealthDay/News/X-5)
JALAN KAKI CEGAH STROKE
JANGAN meremehkan manfaat berjalan kaki. Menurut penelitian, berjalan kaki dapat menurunkan risiko terserang stroke secara signifikan di kalangan perempuan paruh baya.
"Aktivitas fisik, termasuk berjalan kaki rutin, adalah perilaku penting dalam pencegahan stroke," ungkap Jacob R Sattelmair, kandidat doktoral epidemiologi di Harvard School of Public Health, AS.
Sattelmair mengadakan riset yang menggunakan data dari 39.315 perempuan berusia rata-rata 54 tahun. Sebanyak 473 dari mereka menderita stroke ischemic (berhubungan dengan penyumbatan pembuluh darah) dan 102 mengalami stroke Hemorrhagic (disertai pendarahan) selama periode 11,9 tahun.
Studi ini menemukan perempuan yang rutin berjalan kaki dengan cepat, berpeluang 37% lebih kecil mengalami stroke jenis apa pun dan berpotensi 68% lebih rendah terserang stroke hemorrhagic. Mereka yang berjalan 2 jam atau lebih per pekan dapat menurunkan risiko terserang stroke jenis apa pun sebesar 30% dan 57% untuk risiko stroke hemorrhagic. (Healthday News/EP/X-5)
Sattelmair mengadakan riset yang menggunakan data dari 39.315 perempuan berusia rata-rata 54 tahun. Sebanyak 473 dari mereka menderita stroke ischemic (berhubungan dengan penyumbatan pembuluh darah) dan 102 mengalami stroke Hemorrhagic (disertai pendarahan) selama periode 11,9 tahun.
Studi ini menemukan perempuan yang rutin berjalan kaki dengan cepat, berpeluang 37% lebih kecil mengalami stroke jenis apa pun dan berpotensi 68% lebih rendah terserang stroke hemorrhagic. Mereka yang berjalan 2 jam atau lebih per pekan dapat menurunkan risiko terserang stroke jenis apa pun sebesar 30% dan 57% untuk risiko stroke hemorrhagic. (Healthday News/EP/X-5)
Saturday, June 9, 2012
BEBERAPA ALASAN MENGAPA ANDA PERLU BEROLAHRAGA TERATUR
Penelitian telah menunjukkan bahwa mereka yang terbiasa berolahraga secara teratur mengalami insiden yang lebih rendah untuk terkena diabetes, stroke, penyakit jantung, kanker, dan penyakit sejenis lainnya. Olahraga bahkan mempengaruhi suasana hati dan mempengaruhi cara berpikir seseorang. Berikut ini adalah lima alasan terpenting di balik manfaat olahraga untuk kesehatan.
1. Memperbaiki Suasana Hati
Tak semua orang menyadari atau mengaitkan antara suasana hati dan olahraga. Sebaliknya, kebanyakan orang 'melarikan' perasaan tak enak seperti galau maupun stres dan depresi akibat pekerjaan maupun aneka macam masalah ke aktivitas lain. Padahal, 20-30 menit melakukan aktivitas fisik bisa menjadi obat paling mujarab untuk memperbaiki suasana hati. Meningkatnya detak jantung usai berolahraga menyebabkan keluarnya beberapa bahan kimia dari otak. Hal ini berkaitan dengan hormon 'bahagia' andorphin yang baru diproduksi setelah seseorang melakukan olahraga.
2. Mempertahankan Berat Badan
Banyak orang berjuang keras untuk menurunkan berat badan. Mulai dari cara singkat seperti operasi sedot lemak, melakukan diet tertentu dengan mengatur pola makan dan sebagainya. Faktanya, semua ini takkan maskimal tanpa melakukan olahraga secara teratur. Aktivitas fisik akan meningkatkan metabolisme dan membuat proses pembakaran kalori tubuh menjadi lebih mudah.
3. Tidur Lebih Pulas
Tidur adalah salah satu mekanisme tubuh untuk meregenerasi dirinya sendiri. Untuk hal ini, olahraga teratur membantu meningkatkan kualitas tidur. Mereka yang secara fisik lebih aktif terbukti bisa tidur lebih mudah dan lebih lama.
4. Memperkuat Jantung
Jantung terbangun atas otot. Dan ketika seseorang melakukan olahraga, sesungguhnya ia melakukan penguatan pada sekumpulan otot tersebut. Dampaknya, apabila jantung bisa menjalankan perannya secara lebih efisien, maka seluruh fungsi tubuh akan menjadi lebih baik pula. Sebagai hasilnya, akan memiliki lebih banyak energi yang tersalurkan dan semakin banyak aktivitas yang bisa dilakukan.
5. Meningkatkan Kehidupan Seksual
Daya atau kemampuan seksual seseorang erat kaitannya dengan faktor psikologis. Karena itu, apabila kehidupan seks terasa melelahkan atau menjemukan, lakukanlah olahraga. Olahraga akan meningkatkan level energi seseorang, yang berarti bahwa ketertarikan untuk berhubungan intim juga akan meningkat. Selain itu, ketika seseorang merasa lebih baik tentang dirinya sendiri, maka ia akan menjadi lebih percaya diri dalam aktivitas apa pun tak terkecuali di kamar tidur.
Friday, June 8, 2012
KOLESTEROL JAHAT PICU SAKIT JANTUNG
LONDON, SABTU - Para ilmuwan telah menemukan bukti baru terkait tipe kolesterol jahat lainnya yang ternyata ikut berkontribusi terhadap terjadinya penyakit jantung.
Tidak seperti kolesterol low density lipoprotein cholesterol (LDL/kolesterol lipoprotein berkepadatan rendah) yang sudah banyak dikenal dan diketahui, Lipoprotein(a) atau Lp(a) tidak dapat dikontrol dengan diet menurunkan lemak makanan atau menelan obat statin. Namun, para peneliti berpandangan tingginya level Lp(a) masih lebih rendah risikonya dibandingkan level LDL yang tinggi.
Obat lain juga diduga dapat bekerja meminimalkan efeknya. Hasil studi itu dimuat di New England Journal of Medicine pada terbitan terbarunya.
LDL dikenal sangat agresif dalam "menyerang" arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Para ilmuwan percaya bahwa Lp(a) yang sifatnya turunan tidak "seganas" LDL, tetapi dapat menimbulkan penyumbatan pembuluh darah.
Dalam meneliti Lp(a), para peneliti menggunakan teknologi chip genetika untuk memindai DNA yang merupakan titik potensial untuk risiko penyakit jantung yang mereka ketahui dari studi sebelumnya.
Profesor Martin Farrall, anggota tim penelitian yang dilakukan di Universitas Oxford itu, Sabtu (26/12), mengatakan, satu dari enam orang membawa satu atau lebih gen Lp(a).
"Harapannya, dengan menargetkan terapi, baik untuk LDL maupun Lp(a), kita bisa menemukan cara terbaik untuk mengurangi risiko penyakit jantung dengan lebih baik," ujar Martin Farrall.
Dia mengatakan, peningkatan risiko terhadap orang yang tinggi lebel Lp(a)-nya masih lebih rendah ketimbang orang dengan LDL tinggi. Obat-obatan yang ada sekarang, seperti Niacin dan jenis lain yang akan masuk ke pasar seperti CETP-inhibitor menurunkan Lp(a), sama baiknya dengan LDL.
Profesor Peter Weissberg dari British Heart Foundation mengatakan, penemuan itu sangat berguna karena menekankan pentingnya menurunkan level Lp(a) yang akan menggiring kepada upaya-upaya baru. Namun, LDL tetap merupakan tipe kolesterol jahat utama yang harus diperhatikan. (BBC/INE)
PRESENTER EBET KADARUSMAN TUTUP USIA
SETELAH dirawat beberapa hari karena stroke, penyanyi, presenter, dan mantan penyiar radio kawakan Ebet Kadarusman menghembuskan napas terakhir pukul 05.30 WIB kemarin di RS Hasan Sadikin, Bandung.
Almarhum yang meninggalkan satu orang istri dan 10 anak dimakamkan di permakaman keluarga di Taman Permakaman Umum Sarijadi, Bandung.
Kang Ebet, sapaan akrabnya, dalam beberapa tahun belakangan ini memang menderita stroke. Pria yang lahir di Tasikmalaya, 7 Juli 1936 ini juga sempat lumpuh total di seluruh bagian tubuhnya akibat penyakit tersebut.
Pada 16 Maret lalu, penyiar yang dikenal sebagai sosok yang suka melucu itu dibawa dalam keadaan tidak sadarkan diri ke RS Hasan Sadikin. "Waktu itu, habis makan bapak minta diantarkan suster ke kamar mandi. Ketika mau menuju kamar tidur, bapak langsung lemas dan pingsan," tutur Benny Suherlan, salah satu anak almarhum.
Hasil diagnosis dokter, pria berusia 74 tahun ini mengalami pendarahan di otak kecil. Selama di ruang ICU RS Hasan Sadikin, Ebet dalam keadaan koma. Menurut Benny, tim medis tidak bisa berbuat banyak untuk menyembuhkan penyakit Ebet karena faktor usia dan level stroke yang diderita sudah sangat berat. "Tapi saya kira usaha dokter sudah optimal dan kami sekeluarga pasrah dengan kejadian ini, "kata Benny.
Dalam kariernya, Kang Ebet dikenal lewat suaranya yang khas ketika berbicara, baik sebagai penyiar radio, presenter TV, atau pembawa acara. Bahkan, berkat karya dan jasa-jasanya di bidang seni, ia diberi penghargaan doktor honoris causa oleh sebuah perguruan tinggi negeri di Indonesia.
Kiprah Kang Ebet di dunia presenter mulai melambung ketika ia bergabung dengan radio ABC, Australia. Di sana ia sempat menjadi penyiar selama 30 tahun.
Adapun di Indonesia, ia dikenal sebagai pembawa acara TV Salam Canda. Lewat acara itu dia selalu mengucapkan kalimat bijak, "It's nice to be important, but it is more important to be nice, " Adalah hal baik untuk menjadi orang penting, tetapi lebih penting untuk menjadi orang baik.
Di mata rekan-rekannya, Kang Ebet memang sosok orang yang baik dan menyenangkan. "Kalau ketemu dia, tertawa terus bawaannya," kata Koes Hendratmo, rekan sejawatnya.
"Selamat jalan, Kang Ebet. (Eri/AX/E-4)
STRES BEKERJA SEBABKAN KEMATIAN
ANDA merasa tertekan dengan pekerjaan yang ditekuni saat ini? Hati-hati sebab situasi tersebut dapat mengancam nyawa Anda. Riset menunjukkan stres akibat pekerjaan terbukti mengganggu sistem internal tubuh. Kondisi ini memicu penderitanya mengalami serangan jantung, stroke, dan penyakit lainnya, seperti diberitakan Reuters.
Riset yang melibatkan lebih dari 10.000 pekerja sipil di Inggris itu juga menyebutkan perubahan biologis yang disebabkan stres terhadap pekerjaan itu memainkan peranan besar lebih dari yang diperkirakan sebelumnya.
"Selama ini banyak orang merasa skeptis apakah stres karena pekerjaan benar-benar dapat memengaruhi fungsi biologis seseorang. Riset dengan populasi berskala besar ini melihat dampak stres atas pekerjaan sehari-hari yang menyebabkan penyakit jantung, stroke dan yang lainnya," kata Tarani Chandola, epidemiolog University College London sekaligus ketua penelitian.
Penyakit jantung dan stroke merupakan salah satu penyebab kematian yang paling populer di dunia. Penyakit itu disebabkan tekanan darah tinggi yang merusak sel-sel darah dan sebagainya.
Para peneliti mengukur tingkat stres di antara para pekerja dengan menanyakan hal-hal seputar pekerjaan mereka. Seperti bagaimana mereka mengatur pekerjaan, seberapa sering mereka beristirahat dari pekerjaan, dan seberapa tertekannya mereka dalam sehari ketika bekerja. Para peneliti itu melakukan tujuh survei selama 12 tahun. Hasilnya, mereka menemukan para pekerja yang mengalami stres cukup kronis. mereka berisiko mengalami penyakit jantung, stroke dan penyakit lainnya. Hal itu banyak ditemukan pada orang-orang berusia di bawah 50 tahun.
Riset itu juga menunjukkan ada hubungan kausal antara stres terhadap pekerjaan dan penyakit jantung, stroke, serta penyakit lainnya. Perilaku dan perubahan biologis menjelaskan bagaimana stres karena bekerja menyebabkan hal itu terjadi. Sebut saja kebiasaan yang acap kali dilakukan para pekerja yang mengalami stres yaitu mengonsumsi makanan tidak sehat, merokok, minum alkohol, dan tidak berolahraga. Semua perilaku itu mengarah pada penyakit jantung, stroke dan penyakit lainnya.
Jadi, mulai sekarang, nikmati saja pekerjaan Anda. Jangan lupa, biar tidak mudah tertekan, terapkan gaya hidup sehat. (Hko/M-2)
Wednesday, June 6, 2012
STROKE, SUDOMO DIRAWAT DI RUMAH SAKIT
Mantan Panglima Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban Laksamana TNI (Purn) Sudomo (84) dirawat di RS Pondok Indah sejak Sabtu (14/4) malam akibat serangan stroke. Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Laksamana Muda (TNI) Iskandar Sitompul mengatakan, Sudomo dirawat di ICU. "Pak Domo didampingi penghubung dari TNI AL. Pak Domo masih dirawat intensif," katanya. (ONG)
GANGGUAN IRAMA JANTUNG BERISIKO STROKE
SESEORANG yang terkena serangan stroke bisa menderita kecacatan dan kematian. Stroke itu dianggap banyak orang menyerang secara mendadak. Padahal, tidak ada penyakit yang datang mendadak. Salah satu sinyal akan terjadi serangan stroke dapat diketahui melalui gangguan irama jantung atau filbrilasi atrium (FA).
Ahli penyakit jantung, Yoga Yuniadi MD PhD. menjelaskan, stroke terjadi pada suatu keadaan hilangnya fungsi otak secara cepat yang disebabkan kurangnya aliran darah ke otak. Penyebab stroke ada dua jenis, stroke iskemik yang diakibatkan pembekuan darah dan stroke hemoragik yang disebabkan robek/pendarahan. Penderita stroke iskemik lebih banyak dibandingkan hemoragik yang hanya 15 - 20 persen.
FA sebagai gangguan irama jantung terjadi akibat sinyal listrik jantung tidak terkoordinasi di atrium. Hal ini menyebabkan jantung berkontraksi cepat dan tidak beraturan. "Karena ketidakteraturan itu pembuluh darah jadi bingung. Pasien stroke yang ada FA akan lebih parah dampaknya dan lebih cepat kambuh," ujarnya yang menganggap pemahaman masyarakat tentang FA masih kurang.
Menurut dokter jantung RS Harapan Kita ini, untuk mencegah serangan jantung, seseorang harus mewaspadai kelelahan yang berlebihan, merasa tidak ada energi meskipun hanya beraktivitas biasa. Kondisi itu, kata Yoga Yuniadi, sering terjadi tapi luput dari perhatian. Denyut nadi bisa cepat kemudian berubah lambat, lalu cepat lagi.
Tanda lain akan terjadi serangan stroke, seperti napas terasa sesak, napas seperti tidak sampai, dan jantung berdebar. Jantung berdebar ini oleh kalangan kedokteran di negara Barat diibaratkan bunyi drum di dada dan seperti disambar petir. Seringkali juga seseorang merasa melayang, pusing, yang kemudian bisa menyebabkan pingsan. Sering kencing juga bisa menjadi tanda terjadinya FA. Tanda-tanda seperti itu, apalagi diderita oleh pasien hipertensi (darah tinggi) dan diabetes melitus (DM) harus segera mendapatkan penanganan dokter.
Penyebab stroke tidak disebabkan faktor tunggal tapi banyak faktor yang saling terkait. FA pun disebabkan multifaktor. Risiko terjadinya FA dialami pada seseorang yang berusia di atas 60 tahun. Namun bukan berarti di bawah usia 60 tahun tidak bisa terkena FA. Penderita DM, hipertensi, pernah menderita jantung koroner, pernah mendapat serangan jantung, gagal jantung, kebocoran katup jantung, kelainan jantung bawaan, operasi jantung terbuka, penyakit tyroid, paru menahun, sleep apnea (berhenti bernafas saat tidur), minum alkohol, penyakit serius dan banyak minum kopi menjadi penyebab FA.
Lili Wahab (37) salah satu penderita FA mengatakan, dia didiagnosa FA sejak dua tahun lalu. Sebelumnya, jantungnya berdebar-debar, bangun tidur sesak napas, dan lemah. "Bangun tidur sudah lemah tapi masih usaha ke dapur. Di dapur ketika bawa makanan tumpah karena lemah. Lalu pingsan. Waktu dibawa ke dokter mulut saya sudah miring tidak bisa digerakan," ujar Lili yang diusia 12 tahun pernah operasi jantung bocor.
Begitu juga dengan Sukardi (79) yang didiagnosa FA sejak 2000. Dia diberi pengobatan teratur hingga darahnya menjadi terkontrol. Pengobatan yang diberikan dengan jenis walfarin yang diminum satu tablet/hari. Obat ini membuat darah lebih encer untuk menghindari penggumpalan darah sehingga mengurangi risiko terjadinya stroke. Baik Sukardi dan Lili mengakun tidak ada pantangan khusus selama mengonsumsi walfarin. Meski masih boleh mengonsumsi sayuran hijau, tapi jumlahnya agak dibatasi.
Menurut dokter Yoga, deteksi dini FA dapat dilakukan cukup sederhana, cepat dan sangat murah. Caranya dengan mengukur denyut nadi. Jika denyut nadi berdenyut secara tidak beraturan, ada denyut nadi yang hilang harus segera berpikir FA. Terlebih ketika mengukur tensimeter digital, tidak dapat diukur tensinya akibat angka lanju jantung yang berubah ekstrim. Untuk yang paling akurat bisa diperiksa EKG.
Tujuan pengobatan FA dilakukan untuk mencegah terjadinya stroke dan komplikasi terkait pembekuan darah dilakukan terapi antikoagulan (pengencer daray) dan kontrol laju jantung. Selain itu, untuk menghilangkan gejala menghindari gangguan jantung dengan memperhatikan kontrol laju jantung dan kontrol irama jantung. (Iis)
Ahli penyakit jantung, Yoga Yuniadi MD PhD. menjelaskan, stroke terjadi pada suatu keadaan hilangnya fungsi otak secara cepat yang disebabkan kurangnya aliran darah ke otak. Penyebab stroke ada dua jenis, stroke iskemik yang diakibatkan pembekuan darah dan stroke hemoragik yang disebabkan robek/pendarahan. Penderita stroke iskemik lebih banyak dibandingkan hemoragik yang hanya 15 - 20 persen.
FA sebagai gangguan irama jantung terjadi akibat sinyal listrik jantung tidak terkoordinasi di atrium. Hal ini menyebabkan jantung berkontraksi cepat dan tidak beraturan. "Karena ketidakteraturan itu pembuluh darah jadi bingung. Pasien stroke yang ada FA akan lebih parah dampaknya dan lebih cepat kambuh," ujarnya yang menganggap pemahaman masyarakat tentang FA masih kurang.
Menurut dokter jantung RS Harapan Kita ini, untuk mencegah serangan jantung, seseorang harus mewaspadai kelelahan yang berlebihan, merasa tidak ada energi meskipun hanya beraktivitas biasa. Kondisi itu, kata Yoga Yuniadi, sering terjadi tapi luput dari perhatian. Denyut nadi bisa cepat kemudian berubah lambat, lalu cepat lagi.
Tanda lain akan terjadi serangan stroke, seperti napas terasa sesak, napas seperti tidak sampai, dan jantung berdebar. Jantung berdebar ini oleh kalangan kedokteran di negara Barat diibaratkan bunyi drum di dada dan seperti disambar petir. Seringkali juga seseorang merasa melayang, pusing, yang kemudian bisa menyebabkan pingsan. Sering kencing juga bisa menjadi tanda terjadinya FA. Tanda-tanda seperti itu, apalagi diderita oleh pasien hipertensi (darah tinggi) dan diabetes melitus (DM) harus segera mendapatkan penanganan dokter.
Penyebab stroke tidak disebabkan faktor tunggal tapi banyak faktor yang saling terkait. FA pun disebabkan multifaktor. Risiko terjadinya FA dialami pada seseorang yang berusia di atas 60 tahun. Namun bukan berarti di bawah usia 60 tahun tidak bisa terkena FA. Penderita DM, hipertensi, pernah menderita jantung koroner, pernah mendapat serangan jantung, gagal jantung, kebocoran katup jantung, kelainan jantung bawaan, operasi jantung terbuka, penyakit tyroid, paru menahun, sleep apnea (berhenti bernafas saat tidur), minum alkohol, penyakit serius dan banyak minum kopi menjadi penyebab FA.
Lili Wahab (37) salah satu penderita FA mengatakan, dia didiagnosa FA sejak dua tahun lalu. Sebelumnya, jantungnya berdebar-debar, bangun tidur sesak napas, dan lemah. "Bangun tidur sudah lemah tapi masih usaha ke dapur. Di dapur ketika bawa makanan tumpah karena lemah. Lalu pingsan. Waktu dibawa ke dokter mulut saya sudah miring tidak bisa digerakan," ujar Lili yang diusia 12 tahun pernah operasi jantung bocor.
Begitu juga dengan Sukardi (79) yang didiagnosa FA sejak 2000. Dia diberi pengobatan teratur hingga darahnya menjadi terkontrol. Pengobatan yang diberikan dengan jenis walfarin yang diminum satu tablet/hari. Obat ini membuat darah lebih encer untuk menghindari penggumpalan darah sehingga mengurangi risiko terjadinya stroke. Baik Sukardi dan Lili mengakun tidak ada pantangan khusus selama mengonsumsi walfarin. Meski masih boleh mengonsumsi sayuran hijau, tapi jumlahnya agak dibatasi.
Menurut dokter Yoga, deteksi dini FA dapat dilakukan cukup sederhana, cepat dan sangat murah. Caranya dengan mengukur denyut nadi. Jika denyut nadi berdenyut secara tidak beraturan, ada denyut nadi yang hilang harus segera berpikir FA. Terlebih ketika mengukur tensimeter digital, tidak dapat diukur tensinya akibat angka lanju jantung yang berubah ekstrim. Untuk yang paling akurat bisa diperiksa EKG.
Tujuan pengobatan FA dilakukan untuk mencegah terjadinya stroke dan komplikasi terkait pembekuan darah dilakukan terapi antikoagulan (pengencer daray) dan kontrol laju jantung. Selain itu, untuk menghilangkan gejala menghindari gangguan jantung dengan memperhatikan kontrol laju jantung dan kontrol irama jantung. (Iis)
Friday, June 1, 2012
STROKE DAN TUMOR OTAK BISA BERAKIBAT FATAL
Sakit kepala berkepanjangan, kelemahan anggota gerak, pandangan kabur, gangguan bicara, wajah tidak simetris dan kejang merupakan gejala-gejala terjadinya serangan stroke.
Deteksi dini dengan MRI atau MRA di rumah-rumah sakit terdekat. Untuk pencegahan, silakan dilakukan terapi pencegahan stroke di Klinik Stroke Nusantara dengan layanan kunjungan ke rumah atau kantor. Lebih baik mencegah stroke daripada mengobati karena terlanjur stroke. Selain waktunya lebih cepat, juga biayanya menjadi ringan. Segera hubungi Sinshe Hans di telepon (021) 7077 2459, 9220 6488 handphone 0852 8369 9911.
MANTAN GUBERNUR JATIM MENINGGAL DUNIA
Mantan Gubernur Jatim Mayjen TNI (Pur) Soelarso periode 1988-1993, yang meninggal dunia di RS Darmo, Surabaya, dalam usia 82, Selasa (20/12) malam, diterbangkan ke Jakarta guna dimakamkan di Taman Pahlawan Kalibata, Jakarta, Rabu (21/12) siang. Mantan Pangdam V/Brawijaya itu, masuk rumah sakit sejak 8 Desember, akibat stroke yang sudah lama dideritanya. Menurut keluarganya, mereka memilih TMP Kalibata karena seluruh anak-cucunya banyak yang tinggal di Ibukota.
"Kami atas nama keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas perhatian Pemprov Jatim yang sebenarnya menyediakan TMP Mayjen Sungkono di Surabaya sebagai peristirahatan terakhir almarhum. Namun, kami memilih di TMP Kalibata karena keluarga besarnya berada di Jakarta," ujar salah seorang putera almarhum yang minta tidak disebutkan namanya saat ditemui di Bandara Juanda, Rabu. Sebelum diterbangkan Jakarta, jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Jalan WR Supratman 53 Surabaya. [070]
Subscribe to:
Posts (Atom)








